Search This Blog

Mengenal Ibnu Sina, Bapak Kedokteran Modern Dunia


Kalian pernah gak mendengar nama Ibnu Sina, atau Aviccena? Dengan nama lengkap Abu Ali Al Hussain Ibnu Abdullah Ibnu Sina. Merupakan salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah ilmu kedokteran pada abad pertengaha. Ia lahir pada tahun 980 Masehi di Bukhara yang sekarang merupakan bagian dari Uzbekistan. Ibnu Sina dikenal sebagai seorang filsuf dan ahli bidang kedokteran. Bagi banyak orang, dia dianggap sebagai "Bapak Kedokteran Modern" karena karya-karya nya yang di jadikan rujukan dan standar di bidang kedokteran.

Dari sekitar 450 judul yang di tulis , 240 di antaranya bertahan dan selamat dari waktu hingga hari ini. Salah satu karya nya yang paling terkenal merupakan "Al-Qanun fi al-Thibb".

Ibnu Sina mempunyai ketertarikan dalam ilmu kedokteran sejak 16 tahun. Di usia remajanya, tidak hannya mempelajari teori, ia juga memulai praktik dengan membuka pelayanan kesehatan.

Dilansir dari Kompas.com, Di antara karya Ibnu Sina yang terpenting adalah: 
  • Al- Syifa atau Sanatio (penyembuhan) 
  • Al-Najah atau Salus (penyelamat) 
  • Ringkasan dari Al-Syifa 
  • Al-Isyarah wa Al-Tanbihah (isyarat dan peringatan) 
  • Al-Qanun fi Al-Tibb (ensiklopedia medis) 
  • Al-Hikmah Al-'Arudryyah 
  • Hidayah Al-Rais li Al-Amir 
  • Risalah fi Al-Kalam Ala Al-Nafs Al-Natiqiyah 
  • Al-Mantiq Al-Masyraqiyym (logika timur)
Dan nama Ibnu Sina menjadi terkenal karena terbitnya Al-Qanun fi Al-Tibb dan Al-Syifa Al-Qanun. karaena kedua akrya tersebut merupakan ensiklopedia ilmu kedokteran

Ibnu Sina wafat di Hamdzan, Persia pada tahun 428 H (1037 M) dalam usianya yang ke-58 tahun. Dia wafat karena terserang penyakit usus besar. Selama masa hidupnya Ibnu Sina memberikan sumbangan luar biasa terhadap kemajuan keilmuwan. Pemikiran-pemikiran Ibnu Sina di berbagai disiplin ilmu banyak diadopsi oleh ilmuwan masa setelahnya, tidak hanya oleh ilmuwan muslim tetapi juga ilmuwan Barat banyak yang mengadopsi pengetahuan dari karya-karya Ibnu Sina. Dalam rangka memperingati 1000 tahun hari kelahirannya, melalui event Fair Millenium di Teheran pada tahun 1955, Ibnu Sina dinobatkan sebagai “Father of Doctor” untuk selama-lamanya.

No comments:

Post a Comment