- Al- Syifa atau Sanatio (penyembuhan)
- Al-Najah atau Salus (penyelamat)
- Ringkasan dari Al-Syifa
- Al-Isyarah wa Al-Tanbihah (isyarat dan peringatan)
- Al-Qanun fi Al-Tibb (ensiklopedia medis)
- Al-Hikmah Al-'Arudryyah
- Hidayah Al-Rais li Al-Amir
- Risalah fi Al-Kalam Ala Al-Nafs Al-Natiqiyah
- Al-Mantiq Al-Masyraqiyym (logika timur)
Search This Blog
Dari sekitar 450 judul yang di tulis , 240 di antaranya bertahan dan selamat dari waktu hingga hari ini. Salah satu karya nya yang paling terkenal merupakan "Al-Qanun fi al-Thibb".
Ibnu Sina mempunyai ketertarikan dalam ilmu kedokteran sejak 16 tahun. Di usia remajanya, tidak hannya mempelajari teori, ia juga memulai praktik dengan membuka pelayanan kesehatan.
Dilansir dari Kompas.com, Di antara karya Ibnu Sina yang terpenting adalah:
Dan nama Ibnu Sina menjadi terkenal karena terbitnya Al-Qanun fi Al-Tibb dan Al-Syifa Al-Qanun. karaena kedua akrya tersebut merupakan ensiklopedia ilmu kedokteran
Ibnu Sina wafat di Hamdzan, Persia pada tahun 428 H (1037 M) dalam usianya yang ke-58 tahun. Dia wafat karena terserang penyakit usus besar. Selama masa hidupnya Ibnu Sina memberikan sumbangan luar biasa terhadap kemajuan keilmuwan. Pemikiran-pemikiran Ibnu Sina di berbagai disiplin ilmu banyak diadopsi oleh ilmuwan masa setelahnya, tidak hanya oleh ilmuwan muslim tetapi juga ilmuwan Barat banyak yang mengadopsi pengetahuan dari karya-karya Ibnu Sina. Dalam rangka memperingati 1000 tahun hari kelahirannya, melalui event Fair Millenium di Teheran pada tahun 1955, Ibnu Sina dinobatkan sebagai “Father of Doctor” untuk selama-lamanya.

No comments:
Post a Comment